“Tahun 1810 tanah ini diwakafkan oleh keluarga Wiranatakusumah. Tahu 1955 delegasi Asia Afrika datang ke sini untuk ibadah salat. Momentum ini harus kita jaga untuk 5 tahun ke depan, terutama menyambut 75 tahun peringatan Asia Afrika,”
Roedy Wiranatakusumah
Roedy Wiranatakusumah, Ketua Nazhir Masjid Raya Bandung berjanji akan membenahi Masjid Raya Bandung usai bertemu dengan Gubernur Jawa Barat dalam sebuah upaya ambisius untuk mengembalikan peran sentral masjid bersejarah ini.
Menurut rencana yang disampaikan, program mercusuar ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi-fungsi penting Masjid Raya Bandung yang selama ini dianggap belum optimal. Program ini mencakup beberapa aspek fundamental:
Fungsi Sentral yang Diperkuat:
- Peran budaya sebagai pusat kegiatan masyarakat
- Fungsi ekonomi untuk pemberdayaan umat
- Aktivitas keagamaan yang lebih dinamis
- Renovasi fisik untuk mendukung berbagai kegiatan
Inovasi Program Terkini
Masjid Raya Bandung (MRB) kembali menjadi pusat inovasi pendidikan Islam dengan hadirnya program Quranic Revolution (QR), sebuah gerakan yang menggabungkan kecerdasan otak, hafalan Al-Qur’an, serta pengembangan keterampilan komunikasi publik
Program Ekonomi Syariah: Salah satunya adalah penyelenggaraan pelatihan bertema ekonomi syariah yang digelar di Masjid Raya Bandung menunjukkan komitmen masjid dalam mengembangkan ekonomi umat.
Latar Belakang Sejarah
Roedy Wiranatakusumah, sebagai nazhir Masjid Raya Bandung, memiliki latar belakang keluarga yang terkait dengan sejarah Bandung. Dalam keterangannya yang dikutip, beliau menyebutkan hubungan keluarga dengan RA Wiranatakusumah II atau Dalem Kaum I, yang merupakan Bupati Bandung keenam.
Kerjasama Internasional
Dalam upaya mewujudkan program mercusuar ini, pihak nazhir telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak internasional, termasuk kerajaan di Timur Tengah hingga Brunei Darussalam, untuk mendukung rencana renovasi dan program pengembangan masjid.
Komitmen Pembenahan
Program mercusuar ini tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pengembalian kesakralan dan fungsi spiritual masjid. Rencana komprehensif ini mencakup:
- Renovasi infrastruktur untuk mendukung berbagai aktivitas
- Program pendidikan yang inovatif seperti Quranic Revolution
- Pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan ekonomi syariah
- Kerjasama internasional untuk memperkuat kapasitas program
